Tahuna – Diawal tahun 2024 ini cuaca ekstrim kermbali lagi menyerang kabupaten Sangihe dimana Curah hujan di beberapa wilayah kabupaten kepulauan Sangihe sangatlah tinggi yang mungkin saja dapat menyebabkan bencana banjir atau tanah longsor.
Untuk mengantisipasi dan sebagai tanda awas juga himbauan kepada masyarakat, Pemkab Sangihe mengumumkan penetapan status siaga darurat bencana. Keputusan ini diumumkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wandu Labesi.
Labesi menjelaskan penetapan status siaga darurat ini telah berlaku sejak Jumat, 19 Januari 2024, dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Saat ini, beberapa kecamatan mengalami dampak signifikan akibat banjir, dan pemerintah setempat akan segera merespons dengan rapat koordinasi Tim Reaksi Cepat Pemkab Sangihe” Ungkap Labesi pada sejumlah wartawan minggu (21/01/24)
Labesi juga sampaikan. pihak Badan Penangulangn Bencana Daerah Sangihe saat ini sedang melakukan pendataan lapangan untuk masyarakat yang terdampak bencana. “mungkin besok pagi sudah ada data yang valid untuk keluarga yang terdampak,” ujar Labesi.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan juga turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. “Mengimbau agar masyarakat tetap waspada, dan khusus untuk masyarakat Kampung Laine dapat mengungsi ke tempat yang aman. Saya mengajak untuk bersandar kepada Tuhan agar dijauhkan dari musibah,” ucap Tamuntuan. (Yoss)








