Wasit Tidak Tegas, Picu Kericuhan Pertandingan Impala City Pambarea VS Pilar Utama Lanumor

Morut – Pertandingan Sepak bola antar kampung, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke – 77, di Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara ( Morut), dalam laga Partai semi final kedua, yang mempertemukan antara kesebelasan Impala City Pambarea VS Pilar Utama Lanumor, dilapangan Persimas Pambarea, Senin Sore (15/08/2022), sempat terjadi kericuhan.

Salah seorang penonton, yang turut menyaksikan langsung pertandingan sepak bola itu, mengatakan, pertandingan dimulai tepat pukul 15:00 wita tersebut, awalnya berlangsung aman dan lancar, namun ketika ketika salah satu pemain dari Impala City Pambarea diduga tangannya mengenai bola di area pinalti, kemudian wasit yang memimpin pertandingan tidak melihat, dan tidak memberikan hadiah pinalti, bagi tim Pilar Utama Lanumor. Wasit juga tidak merespon komplen dari kapten Tim pilar utama Lanumor, sehingga membuat tensi pertandingan semakin memanas.

“Pemain Pilar Utama Lanumor menganggap wasit yang memimpin pertandingan tidak profesional, karena tidak mengindahkan protes yang mereka ajukan, ” ujarnya.

Ia mengatakan, pemicu kericuhan saat terjadi benturan antar pemain hingga saling dorong dengan para pemain lainya, dan terjadilah pemukulan kepada salah satu pemain pilar utama Lanumor yang mengakibatkan terjadinya luka lebam di bagian kepalanya. Kata dia, melihat keadaan didalam lapangan sudah semakin memanas, dan antar pemain sudah saling serang, secara spontan, tiba-tiba para penonton langsung menyeruduk masuk ke dalam lapangan. Aksi kejar-kejaran dan saling serang berlangsung di dalam lapangan, antara pemain dan penonton pendukung dari kedua kesebelasan yang bertanding.

“Selain satu pemain terluka, ada juga pemain lainnya, yang sempat terkena pukulan dalam kericuhan tersebut, ” tandasnya.

kata dia, kericuhan itu sendiri bisa diredam, ketika Panitia dan pihak Aparat Keamanan dari TNI dan Polri dibantu Linmas, mampu mengamankan dan membubarkan masa penonton, untuk keluar dari lapangan, sehingga kericuhan dengan cepat bisa dikendalikan, dan kemudian pertandingan bisa dilanjutkan kembali.

“Hingga peluit panjang 2 x 45 wasit dibunyikan, Impala City Pambarea berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 2-1. Kemenangan tersebut sekaligus menghantar mereka ke partai final, untuk bertemu dengan Merpati Taende, ” tukasnya. (*/NAL)

Loading