Kotamobagu-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, buka Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS Kota Kotamobagu, Kamis (12/2/2026).
Rakor ini perkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Kotamobagu.
Sahaya S. Mokoginta mengungkapkan zakat yang disalurkan umat muslim bukan hanya sebatas kewajiban akan tetapi harus dapat dikelola dengan transparan dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.
“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tapi juga tanggung jawab sosial yang besar. Pengelolaan zakat harus adil, transparan, dan tepat sasaran.” Ucapnya.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
BAZNAS Kota Kotamobagu targetkan pengelolaan zakat lebih efektif dan transparan, tingkatkan kepercayaan masyarakat.
Rakor ini bahas pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan dana zakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Pengelolaan zakat harus profesional, akuntabel, dan pastikan bantuan diterima oleh yang berhak,” tambah Sahaya.
Rakor ini diharapkan perkuat kerja sama antara Pemkot, BAZNAS, dan perangkat desa, tingkatkan kesejahteraan masyarakat.*






