MITRA, RedaksiSulut.com – Ramai diberitakan Direktur PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ) Noerhalim lakukan penganiayaan melukai karyawannya di beberapa media online pekan pekan terakhir, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan ini berikan klarifikasi.
Menurut pihak perusahaan, pemberitaan tersebut tidak benar. Insiden yang terjadi justru Basecamp PT. BLJ, Kamis, 9 Februari 2023 (beberapa waktu kemarin), menjadi korban penyerangan dari sekelompok orang, belakangan diketahui dikoordinir oleh oknum Kepala Security Perusahaan berinisial MW.
“Pada saat itu, Direksi yang berada di perusahaan dan para karyawan lainnya yang telah menjadi korban penyerangan yang dilakukan sekelompok masa yang membawa senjata tajam dan kayu,” ungkap Inggrid S Bawias salah satu direksi perusahaan diiyakan Widi Syaleindra.
Bahkan, lanjut Bawias, akibat dari penyerangan tersebut, selain menghancurkan Basecamp PT. BLJ, juga melukai Direktur Noerhalim. “Sehingga sebagai salah satu korban pengancaman dan penyerangan yang mengalami luka-luka pada malam itu, Direktur telah melaporkan permasalahan ini ke Polres Mitra, dan saat ini sedang berproses,” pungkas Bawias.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
(***)






