Makassar – Pjs Bupati Morowali Utara (Morut), Dr Farid R Yotolembah SSos MSi, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pemimpin agama Islam dan Kristen Se – Morut, yang berlangsung di salah hotel di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (25/10/2024) malam.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra Kantor Bupati Morut, Bahardin Sakaria, SPdI MPd, menjelaskan, bimtek kali ini di ikuti 83 orang yang terdiri atas 51 orang imam masjid dan 32 pendeta.
Bimtek berlangsung selama dua hari, untuk meningkatkan kapasitas para tokoh agama, dalam menjalankan tugas melayani masyarakat di bidang spiritual dan keagamaan.
Pjs Bupati Morut, Farid R Yotolembah yang juga Staf Ahli Gubernur Sulteng, dalam sambutannya, mengatakan, bimtek para tokoh agama ini sangat penting bagi kemajuan umat.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
” Saya menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada penyelenggara bimtek. Kegiatan ini sangat penting karena para imam dan pendeta merupakan ujung tombak pembinaan spiritual dan keagamaan di masyarakat,” katanya.
Para imam dan pendeta, kata Farid, memiliki peran sebagai teladan, pembimbing dan pengayom umat, sehingga mereka perlu terus ditingkatkan kapasitas, pengetahuan, keterampilan serta motivasi agar mereka lebih efektif dalam melaksanakan tugasnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Pemda Morut, Bahardin Sakaria, didampingi seorang pejabat Kesra lainnya Pdt Selvi Matindas, mengemukakan, bimtek untuk pemimpin agama Islam dan Kristen seperti ini sudah beberapa kali dilaksanakan pada 2024. Sedangkan untuk pemimpin agama lainnya dilaksanakan dengan ziarah di tempat-tempat suci mereka.
Menurut catatan media ini, perhatian Pemda Morut selama kepemimpinan Delis-Djira, terhadap para tokoh agama sangat besar. Tidak hanya bimtek, tetapi juga pemberian insentif bulanan sejak 2022, ibadah di Tanah Suci, serta menyertakan mereka ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. (RM/NAL)






