MANADO – Gerakan ‘mari jo bakobong’ yang gencar dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dimasa pandemi Covid-19, kedepan akan muncul sebagai salah satu destinasi baru sebagai perwujudan misi ekowisata.
Masyarakat akan terbiasa melaksanakan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sehingga, dimana-mana terlihat tanaman perkebunan yang sangat menarik minat wisatawan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut dengan gerakan ‘mari jo bakobong’ disaat pandemi Covid-19 ini memiliki nilai wisata. Karena umumnya wisatawan sangat tertarik dengan perkebunan atau yang sifatnya culture. Saya yakin kedepan ini akan jadi daya tarik di bidang pariwisata Manado,”ujar Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE.
- Menjawab Kebutuhan Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Layanan Home Charging Services Ultima
- CT Scan 64 Slice Resmi Beroperasi di RSUD Kolonodale, Pasien Morut Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah
- KKR Pengucapan Syukur Tomohon, Wali Kota Caroll: Iman Menjadi Kekuatan Menghadapi Persoalan
Menurutnya, potensi pariwisata di Manado tidak hanya alam dan budaya, namun bisa mengarah ke agrowisata.
“Untuk mewujudkan hal itu, semua warga Manado harus mendukung apa yang dilakukan pemerintah disaat pandemi Covid-19 ini,”pungkas Sasoeng. (*)







