Bitung-Dua fraksi di DPRD dikabarkan walk out saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD Perubahan tahun 2026, yang dilaksanakan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Selasa, (1/9/2926).
Menurut sumber di DPRD Bitung yang meminta namanya tidak dipublish mengatakan, dua fraksi tersebut yakni, Golkar dan Demokrat. Hal ini kata sumber dikarenakan, dua orang anggota Banggar dari yang juga ketua-ketua fraksi, merasa tidak dilibatkan, karena disaat bersamaan mereka harus mengikuti rapat Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) di ruang paripurna.
“Ketua fraksi Golkar dan ketua fraksi Demokrat memang terlambat masuk didapat Banggar karena mereka disaat bersamaan harus mengikuti rapat Bapemperda yang membahasa rancangan tata tertib DPRD. Saat keduanya masuk di rapat Banggar yang dilaksanakan dilantai 2 ruang pimpinan, KUA sudah disahkan dan sudah akan masuk ke pembahasan PPAS, tanpa melibatkan keduanya. Ini yang menjadi awal masalah,” ujarnya.
Lanjut dikatakannya, dua anggota Banggar tersebut meminta untuk pembahasan KUA harus dilakukan lagi dan jangan dulu disahkan. “Mereka minta pimpinan DPRD jangan dulu ada pengesahan KUA dan jangan dulu lanjut di pembahasan Prioritas Platform Anggaran Sementara atau PPAS,” jelasnya.
Ketua fraksi Golkar yang anggota Banggar, Cherry Iren Mamesah, SE yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya pulang lebih awal karena mengalami sakit perut. “Saya pulang lebih awal karena sakit perut,”. Saat ditanya terkait tidak dilibatkannya sampai pada pengesahan KUA, enggan ditanggapinya. “No comment kalau soal itu,” tandasnya.
Pantauan media, rapat pembahasan KUA PPAS oleh Banggar dan TAPD sudah dilakukan sejak Senin, (31/8/2026) sore hingga tengah malam. Kemudia lanjut pada Selasa, (1/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Sekitar pukul 17.00 ketua fraksi Demokrat yang juga anggota Banggar, Frangky Julianto, ST terlihat keluar ruangan bersama tenaga ahli fraksi Demokrat, Drs Max Purukan.
Tak lama berselang, sejumlah anggota TAPD yakni, para asisten dan sekda selaku ketua TAPD juga terlihat keluar dan meninggalkan kantor DPRD. “Mau pulang karena ada ibadah kolom,” ujar Sekkot Bitung yang juga ketua TAPD, Ir IGN Rudi Theno, ST, MT, MAP. Sekitar pukul 18.00, pimpinan DPRD yakni ketua, Vivi Ganap, wakil ketua 1 dan 2 yakni, Ronald Kansil, SH dan Keagen Kojoh, SPi bersama anggota Banggar lainny, Imran Lakodi, S. Sos juga terlihat meninggalkan kantor DPRD. “Rapat ini akan dilanjutkan besok. Hari ini skors,” ujar sumber. Rapat antara Banggar dan TAPD tersebut berlangsung tertutup dan tidak bisa liput oleh media. (hzq)






