Minahasa-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar upacara peringatan,yang digelar di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano pada Sabtu (2/5/2026).
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, bertindak langsung sebagai inspektur upacara, dan turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., Sekda Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta Ketua TP-PKK Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey – Lengkong, SE, serta jajaran Forkopimda Minahasa.
Dalam amanatnya, Bupati RD membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, yang menyoroti esensi Hardiknas sebagai momentum refleksi kolektif terhadap pendidikan nasional.
“Pendidikan bukan sekadar seremoni, melainkan proses memanusiakan manusia yang berlandaskan nilai asah, asih, dan asuh. Ini adalah warisan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang harus kita hidupkan kembali sebagai sarana strategis membangun karakter bangsa,” ujar Bupati RD saat menyampaikan pidato menteri.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula arah kebijakan baru pemerintah pusat yang mengusung pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Strategi ini didukung oleh lima pilar kebijakan strategis, di antaranya revitalisasi sarana pendidikan melalui digitalisasi, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta penguatan karakter peserta didik.
Selain itu, fokus pada kualitas pembelajaran berbasis literasi, numerasi, dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta perluasan akses pendidikan yang inklusif menjadi prioritas untuk menciptakan pemerataan kualitas pendidikan.
Bupati Robby juga memberikan pesan khusus bagi para tenaga pendidik di Minahasa agar terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, sekolah, dan peran orang tua.
“Hardiknas 2026 adalah panggilan untuk terus bergerak maju. Kita harus mencerdaskan kehidupan bangsa, dimulai dari Minahasa untuk Indonesia,” tegasnya menutup pidato.
Dalam kegiatan ini, Bupati Minahasa,Dr. Robby Dondokambey, S.Si MAP, melantik dan mengambil janji Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Minahasa. (*Bert)







