Sulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memacu penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan bahwa bansos berupa beras 10 kilogram tersebut merupakan kerjasama Pemprov Sulut dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang saat ini sedang disalurkan ke kabupaten/kota se-Sulut, Sabtu (31/7/2021).
“Penyalurkan bantuan ini diperuntukan bagi Keluarga yang datanya ada di Dinas Sosial akan mendapatkan 10 kg. Sementara ini bantuan sedang dijalankan,” kata Gubernur Olly.

- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Diketahui, bantuan ini menyasar 181.377 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 15 kabupaten/kota se-Sulut yang terdiri dari keluarga yang masuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 84.166 keluarga dan Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) 97.211 keluarga, dengan total beras yang disiapkan Pemprov Sulut adalah sebanyak 1.813.770 kilogram.
“Bantuan ini sudah ada di Bulog kabupaten/kota. Jadi saat ini bupati/walikota harus secepatnya menyalurkan bantuan ini supaya manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gubernur Olly.
Per tanggal 30 Juli 2021, realisasi penyaluran bantuan sudah mencapai 66,00 persen, dengan total yang masuk dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) berjumlah 1.197.140 kilogram.
Adapun daerah yang telah 100 persen capaian penyaluran bantuannya yaitu Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.(*/JM)





