Minut-Bagi Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, kemerdekaan tidak berhenti pada simbol dan seremoni. Baginya, kemerdekaan harus dirasakan nyata melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hal itu kembali ia tegaskan usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025).
“Esensi kemerdekaan hari ini adalah menghadirkan kesejahteraan rakyat lewat pelayanan yang bisa mereka nikmati secara langsung.” ungkapnya.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat langkah konkret. Baru-baru ini, Pemkab Minut meresmikan Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat sekaligus membuka ruang lebar bagi investor.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Tak hanya di sektor pelayanan, Bupati Joune juga memperkuat bidang kesehatan. Dalam momentum peringatan kemerdekaan, ia menyerahkan dua kendaraan baru untuk Rumah Sakit Maria Walanda Maramis, salah satunya mobil jenazah yng sangat dibutuhkan warga.
“Pelayanan kesehatan yang memadai adalah hak rakyat, dan pemerintah wajib memenuhinya,” tegas Joune.
Sektor infrastruktur pun tidak luput dari perhatian. Sejumlah ruas jalan yang menopang aktivitas pertanian telah diperbaiki. Menurut Joune, akses jalan yang baik akan menekan biaya produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Dengan jalan yang layak, petani bisa lebih mudah menjual hasil panen dan mendapatkan keuntungan yang lebih adil,” jelasnya. (T3/*)





