Gorontalo-Rapat lanjutan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo tahun 2024, kembali digelar pada Selasa (15/4/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Dulohupa Deprov ini,di pimpin Ketua Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2024 Yeyen Sidiki, dan di hadiri para anggota Pansus.
Hadir juga dalam rapat LKPJ ini, Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Sofian Ibrahim, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Alhamdulillah sampai dengan terakahir pembahasan mendapatkan titik terang, ada beberapa biro yang masih kurang jelas, sudah dilengkapi oleh Sekda”. Ungkap Yeyen Sidiki.
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Namun demikian dalam rapat ini ada beberapa anggota pansus LKPJ memberikan catatan dan poin penting kepada pihak terkait di antaranya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menurut anggota Pansus, keberadaan BUMD dari Pemprov saat ini, terkesan kontradiktif, karena selama ini BUMD tersebut tidak ada lagi usaha yang dihasilkan. (*Ar)







