Sitaro,-Pergelaran pesta demokrasi di pilkada Sitaro sangat menarik dan unik , betapa tidak menjelang hari kedua masa pendaftaran di kantor KPUD sitaro suasana terlihat lengang dan nyaris sepi,tidak ada satupun pendaftar pasangan Cakada, hal ini memicu tanggapan spekulasi dari khalayak ramai masyarakat Sitaro, pergunjingan mulai saling tukar informasi dan saling berprediksi bahwa pilkada sitaro sudah pasti di warnai suasana lawan kotak kosong alias tidak seru.
Hal diatas tentunya sangat berdasar di karenakan masyarakat baru menerimah kabar bahwa yang pasti hanya satu pasangan calon yang resmi berlaga pada kontestasi bulan november mendatang,yakni Pasangan pentahana : Evanglin Sasingen (Cabup dari PDIP) berpasangan dengan Liem Hong Eng (Cawabup Partai perindo) kedua srikandi tersebut merupakan perpaduan antara Tagulandang dan Siau ini.
Komposisi,PDIP yang memiliki sebaran perolehan kursi di pileg lalu sebanyak 10 kursi, sementara Partai Perindo memiliki 3 kursi, merupakan kolaborasi yang sangat kuat artinya dengan kekuatan 13 kursi menjadi tolak ukur kuat angka kemenangan sudah di depan mata.
Bahkan membuat pihak lawan ketar-ketir, selain memilki dukungan real di barisan arus bawah akar rumput kedua pasangan terbilang sempurna ini juga memilki kekuatan finansial yang mumpuni, juga didukung penuh oleh bendahara umum Olly Dodokambey dan ketum ibu Megawati Soekarno Putri dan barisan kuat di senayan sebagai perai suara terbanyak di perlemen. DPC PDIP Sitaro juga adalah pemenang/juara tiga kali berturut-turut kontestasi pilkada sebelumnya di bumi karangetang mondolokang kolo-kolo,wawelogang.
Dinamika perpolitikan atau Suasana diatas seketika juga jadi berubah ,dan sangat menarik setelah koalisi indonesia maju (KIM) yang terdiri dari gabungan partai Golkar, partai Gerindra, partai Nasdem, partai Hanura,dll , mengkultuskan pasangan calon yakni : Almost Berd Maliogha (Cabup) dan Salmon Bawole Jakobus (Cawabup) hal itu tertuang lewat SK yang di keluarkan partai golkar no : Skep 622/DPP/ Golkar / VIII/2024 yang di tanda tangani ketumnya Bahlil Lahadhalia dan Sekjed Partai Golkar M , Sarimuji.
Barisan koalisi ini pun memiliki komposisi kursi perolehan pada pileg lalu sebagai berikut , untuk partai Golkar 4 kursi, partai Nasdem 2 kursi , sementara partai Gerindra 1 kursi , kekuatan koalisi indonesia maju besutan Presiden terpilih pilpres lalu Prabowo Subiato di isukan akan mengendors kuat pada kedua pasangan ini yang mengusung tema ” Tutune “ini, dengan target menang.
Ini juga sangat beralasan untuk mengingat kabupaten sitaro saat pelaksanaan pilpres lalu di menangkan oleh pasangan gemoy “Prabowo-Gibran” jadi kalkulasi atau hitung -hitungan matang bagi Koalisi Indonesia Maju ,khususnya pada pilkada bulan November nanti.
Sejumlah politisi dan tokoh masyarakat di kabupaten 47 pulau ini pun terlibat debat kusir mereka pun saling beragumentasi dan berprediksi bahwa pertarungan kali ini akan menjadi sengit karena situasinya head to head, namun mereka juga sangat berharap agar proses demokrasi di Sitaro hendaknya berlangsung aman dan jauh dari praktek curang, artinya asas jurdil masih tetap berlaku .dan kemajuan pembangunan menjadi tujuan semua pihak.
Sambetiro salah seorang tokoh pulau Tagulandang menyebutkan bahwa peluang kedua pasangan calon yang berlaga nanti sangat terbuka, dan ketat ,lain hal nya” dengan “Bogar” tokoh masyarakat asal pulau makalehi (red) dia berpendapat,besar kemungkinan koalisi KIM akan menang di Sitaro ungkapnya penuh semangat dari kacamata pribadi.
Ia menambahkan gelombang perubahan yang di kehendaki masyarakat tampak terlihat jelas lewat postingan di medsos,ada suasana jenuh dan menghendaki pergantian kepemipinan selang lima tahun mendatang di pulau terkenal sebutan kejayaanya pulau ringgit ini. (herka)







