Minsel-Beredarnya informasi dugaan penyalagunaan Dana Desa Tumpaan Baru ditanggapi Ketua Badan Permusyawaratan Desa Lexi Memah, bahwa tahun ini tidak ada perencanaan pejabat Hukum Tua Desa Tumpaan Baru Jessy Pangkey, terkait ketahanan pangan hewani.
Beberapa aduan masyarakat (Dumas) sudah ditangani oleh Inspektorat Minsel dirinya (ketua BPD read) sudah pernah diperiksa dan diambil keterangan di Inspektorat pada tahun 2023.
Saat ditanya terkait adanya pekerjaan yang bersumber dari dana desa tapi kegiatannya tidak ada alias fiktif, Memah menyampaikan bahwa itu sudah ditangani Inspektorat.
“Ia saya sudah tidak bisa menjelaskan lagi secara terperinci karena laporan masyarakat sejak tahun lalu (2023 read) Sementara berproses di Inspektorat, dan saya turut diperiksa dan diambil keterangannya oleh Inspektorat pada tahun 2023. Tahun ini belum belum ada musyawarah”. Ujarnya.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Disisi lain dengan beredarnya pemberitaan terkait peningkatan produksi peternakan, dalam hal ini hewan sapi, Memah menyampaikan kepada wartawan media ini Senin (22/07/2024) bahwa pejabat Hukum Tua Jessy Pangkey memberitahukan bahwa,” Waktu dekat ini akan ada musyawarah Desa terkait ketahanan pangan,” ucap ketua BPD.
Salah satu perangkat desa Olvie Manengkey mengherankan kegiatan yang direncanakan oleh pejabat kuntua karena saat ini bukan lagi momen musyawarah karena kegiatan sudah berjalan dan yang lain sudah 100 persen terealisasi.
Terkait KPM BLT ketua BPD juga mengakui bahwa nama-nama penerima BLT sudah dibahas dalam musyawarah sesuai kriteria yang ditetapkan tapi realisasinya berlawanan dengan putusan musyawarah dan itu kami serahkan ke inspektorat untuk menindaklanjutinya. (*onal_m)







