Sulut- Penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang beberapa desa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), hari Rabu (26/06/06), mendapat perhatian khusus Gubernur Prof Dr (HC) Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw (ODSK).
Hal itu disampaikan melalui Pemantauan Bencana BPBD Provinsi Sulut, dimana Gubernur Olly dan Wagub Kandouw croschek langsung Tim Penanganan Bencana Provinsi dan Tim Penanganan Bencana Kabupaten/Kota.

Seperti yang terjadi di beberapa desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Kabupaten Bolmong Selatan dan lokasi banjir/longsor lainnya.
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
Gubernur Olly telah memerintahkan anggaran dampak bencana segera disalurkan untuk menangani warga yang lagi mengungsi, khususnya tenda darurat dan makanan siap saji.
Begitu juga jalur jalan yang terputus bersama Wagub Kandouw telah berkoordinasi dengan jajaran PU dan Balai Jalan untuk segera diatasi penanganan longsor.
“Dan, sampai berita ini diturunkan sudah 3 alat besar menuju lokasi dampak longsor dan bencana banjir,” sebut Kadis Kominfo Provinsi Sulut Evans Liow, Kamis (27/06/2024).

“Arahan Pak Gubernur Olly dan Pak Wagub Kandouw lapor cepat, dan penanganan cepat segera dilakukan secara berjenjang dan berkoordinasi dengan instansi terkait di kabupaten/kota,” kata Liow.
Kemudian, diingatkan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan longsor ini, sampai satu minggu ke depan masih rawan. Begitu juga yang tinggal dikawasan sungai-sungai. Di mana, dampak El Nino dengan curah hujan tinggi masih akan berlanjut.
“Untuk itu, diharapkan kepada warga, agar mencari tempat perlindungan dan yang layak untuk keselamatan,” ajak Wagub Kandouw.(*/J.Mo)








