Ratahan- Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg, menghadiri kegiatan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, didampingi Ketua Pokja Pelatihan dan Pengembangan Agustien Mamahit, SE M.Si dan tim Perwakian BKKBN Provinsi Sulut, bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (16/05/2023).
Rapat tersebut di buka oleh Sekretaris Daerah Minahasa Tenggara David H. Lalandos, AP, MM, dan di hadiri Kepala Dinas PPKB Kab. Minahasa Tenggara dr. Helny S. Ratuliu MAP, BAPPEDA Kab Minahasa Tenggara, Dinas Kesehatan Kab. Minahasa Tenggara, Dinas PMD Kab. Minahasa Tenggara, Dinas Kominfo Kab. Minahasa Tenggara, Dinas Pendidikan Kab. Minahasa Tenggara.
Pada kesempatan itu, Koordinator Program ManagerĀ Murphy Kuhu, STP, menjelaskan tentang rencana dan target kerja Satgas Percepatan Penurunan Stunting (PPS), dengan maksud secara umum untuk meningkatkan serta menyelaraskan kualitas pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Sementara itu,Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg, mengingatkan tentang pentingnya sinergitas seluruh sektor dan dibutuhkan kerjasama dan koordinasi pentahelix yaitu dari akademisi, swasta, masyarakat, pemerintah dan media,agar dapat mencapai target Pemerintah yaitu 14 persen angka stunting di tahun 2024.
- Seluruh Fraksi Sepakat Menerima Penjelasan Gubernur Pada Pemandangan Umum Terhadap Ranperda Pertanggung Jawaban Dan Penyelenggaraan Perizinan Usaha
- Kontingen LPPD Kota Tomohon Tiba di Manokwari, Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026
- Minta Akses Jalan Dibuka Karyawan PT Futai Lakukan Aksi Di Depan Kantor Lurah Tanjung Merah
“Upaya percepatan penurunan prevalensi kekerdilan atau stunting membutuhkan peran banyak pihak dengan konsep pentahelix, termasuk masyarakat juga ikut berperan penting, karena kesadaran dan pemahaman masyarakat merupakan kunci utama dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting,” Pungkas Tandaju. (Mal)








