Manado– H.Abid Takalamingan, S.Sos,MH, resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Anggota DPD RI Wilayah Pemilihan Sulawesi Utara (Sulut). Ia telah menyerahkan dokumen dukungan minimal untuk maju di pusat.
Dengan membawa Tagline Mari BersahabAT, Abid dikawal ratusan simpatisan mendaftar sekitar pukul 14.00, Jumat (12/05/2023).
Di KPU Sulut,Abid Takalamingan langsung diterima oleh jajaran komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara.
Diantaranya Ketua KPU Sulut Meidy Tinangon, Salman Saelangi, Yessy Momongan, Lanny Ointu dan Amrain Razak.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Ketua KPU Provinsi Sulut Meidy Tinangon dalam kesempatan itu melakukan pemeriksaan syarat pencalonan hingga sebaran dukungan dan administrasi lainya. Setelah itu, dinyatakan lengkap sehingga nyatakan menerima berkas pendaftaran H. Abid Takalamingan,S.Sos,MH, sebagai bakal calon anggota DPD-RI.
Selanjutnya sesuai dengan tahapan, seluruh berkas nantinya akan diverifikasi sesuai dengan waktu yang dijadwalkan oleh KPU.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, juga kepada KPU dan Bawaslu yang telah menjadi wasit demokrasi yang sehat,” kata Abid usai mendaftar di KPU Sulut.
Dikatakan mantan anggota DPRD Sulut ini, dirinya maju sebagai calon DPD RI Dapil Sulut merupakan keinginan dan dorongan masyarakat terlebih warga Nusa Utara.
“Alasan saya untuk maju sebagai calon anggota DPD RI,bukan karena keinginan atau kepentingan pribadi namun lebih kepada keinginan maupun kepentingan masyarakat Sulawesi Utara,” terang Abid saat konferensi pers seusai melakukan pendaftaran.
Abid juga meminta jangan kita menjual agama dan politik identitas untuk dapat dipilih oleh masyarakat. “Saya akan berjuang untuk kemakmuran warga Sulut,” tutup Abid yang saat mendaftar didampingi istri tercinta serta massa pendukungnya. (Mal)





