Manado-Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menjelang pelantikan pengurus PWI Sulut periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu dipimpin Ketua PWI Sulut terpilih, Sintya Bojoh. Turut mendampingi, Wakil Direktur Anti Hoax PWI Pusat Mercys Loho, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Yongki Sumual, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Fanny Loupatty, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Christian Tangkere, Bendahara Deibby Malongkade, Wakil Sekretaris Jesica Kalangi, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengurus PWI Sulut. Ia menegaskan peran pers sangat penting dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran hoaks.
Menurut Gubernur Yulius, wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi, membangun optimisme masyarakat, serta mengawal jalannya pembangunan daerah.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“Wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang benar, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat. Pers juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta menangkal penyebaran hoaks,” ujar Yulius Selvanus, Senin (11/5).
Ia berharap kepengurusan baru PWI Sulut mampu memperkuat solidaritas organisasi sekaligus melahirkan insan pers yang profesional, independen, dan menjunjung tinggi integritas jurnalistik.
Sementara itu, Sintya Bojoh menegaskan komitmennya membawa PWI Sulut semakin adaptif menghadapi perkembangan dunia jurnalistik modern, khususnya di era digital yang menuntut kompetensi dan profesionalisme wartawan semakin tinggi.
Menurutnya, PWI Sulut akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah maupun berbagai pemangku kepentingan, sembari mendorong peningkatan kualitas sumber daya wartawan di Sulawesi Utara.
“Kami siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, sekaligus meningkatkan kualitas serta kompetensi wartawan di Sulawesi Utara. PWI harus menjadi rumah besar yang mampu menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik,” kata Sintya. (*/Red)







