Manado-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) secara resmi mengoperasikan layanan listrik 24 jam penuh di tiga pulau, yakni Pulau Beeng Laut dan Pulau Bebalang di Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Pulau Siladen di Kota Manado. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan energi dan mendukung pembangunan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Sebelumnya, masyarakat di ketiga pulau tersebut hanya menikmati pasokan listrik terbatas selama 6 jam sehari. Dengan beroperasinya listrik 24 jam, PLN tidak hanya menerangi pulau-pulau perbatasan dan destinasi wisata, tetapi juga mendorong peningkatkan kualitas hidup, kegiatan ekonomi warga, serta sektor pariwisata bahari.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan bahwa peningkatan jam nyala ini merupakan momentum berharga dan bukti kehadiran negara dalam memberikan keadilan energi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Hari ini adalah momentum yang sangat membahagiakan bagi kita semua, khususnya masyarakat di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen. Dari yang sebelumnya hanya menyala 6 jam, kini listrik beroperasi penuh 24 jam nonstop. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok dan daerah 3T,” ungkap Usman.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Usman menjelaskan, untuk mewujudkan layanan 24 jam tersebut, PLN menerapkan inovasi teknologi ramah lingkungan serta penambahan kapasitas sistem kelistrikan di masing-masing lokasi.
“Sistem Hybrid BESS (Battery Energy Storage System) diimplementasikan pada PLTD Bebalang dan PLTD Beeng Laut. Melalui skema ini, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) beroperasi selama 4 jam untuk pengisian daya, dan BESS menyuplai energi bersih selama 20 jam berikutnya,” jelas Usman.
“Selanjutnya penambahan Unit Pembangkit pada sistem kelistrikan Pulau Siladen, PLN menambah 1 unit mesin pembangkit baru guna meningkatkan daya mampu dan menjamin keandalan pasokan listrik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J Victor Mailangkay SH, MH menyampaikan bahwa peningkatan layanan listrik 24 jam penuh di tiga wilayah strategis yakni Pulau Bebalang, Pulang Beeng Laut, dan Pulau Siladen menjadi kado Istimewa dalam menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Ini bukan sekedar menghadirkan cahaya terang di waktu malam, lebih dari itu, listrik 24 jam adalah urat nadi pembangunan, pemicu roda perekonomian, sarana peningkatan mutu pendidikan, serta penguat sektor pariwisata bahari yang menjadi kebanggaan daerah,” ungkap Victor.
“Melalui kesempatan ini, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo atas dedikasi dan kerja kerasnya,” tutup Victor.
Peresmian ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara dan diikuti secara daring di tiga lokasi berbeda yaitu Pulau Beeng Laut, Bebalang dan Siladen serta turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda Sulawesi Utara, Bupati Kepulauan Sangihe, Walikota Manado, jajaran manajemen PLN UID Suluttenggo, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
PLN berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder demi menjaga keandalan pasokan listrik serta melanjutkan program-program elektrifikasi berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.(*T3)







