Waris Kandori,SH
Morut – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang di pimpin Bupati Delis J. Hehi dan Wakil Bupati H. Djira yang baru berjalan beberapa bulan ini, terus menggenjot pembangunan yang merupakan skala prioritas sesuai dengan Visi-Misi,untuk mewujudkan Morut yang Cerdas dan Sejahtera (SCS) yang akan di tuangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang hingga saat ini masih di bahas bersama Bapennas.
Hal itu dikatakan Staf Khusus Hubungan Masyarakat Pemkab Morut Waris Kandori,SH,Jumat (09/07/2021).
Dikatakannya, dari RPJMD inilah nanti semua kegiatan Visi dan Misi Delis-Djira akan direalisasikan berdasarkan program prioritas dan Pembangunan.
“Ibu Kota Kodal menjadi salah satu skala prioritas, sehingga masyarakat harus sabar menunggu penganggaran tahun 2022, karena jika di tata pada APBD Perubahan ini belum bisa terlaksana.”Ujarnya.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Tetapi untuk kebersihan kota tentunya akan menjadi pertimbangan Bupati, tidak perlu pesimis. Karena sampai saat ini Pemda Morut masih terus berupaya menormalkan anggaran sehingga tahun depan tidak punya defisit lagi.” Tambahnya.
Saat ini Bupati Morut Delis masih terus melakukan lobi di Pusat agar ada kenaikan Dana Alakosi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan khususnya Dana Insentif Daerah agar semua Visi-Misi dapat terlaksana.
“Untuk itu perlu ada kesabaran masyarakat dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena tahun ini kita harus mengikat pinggang lebih kencang lagi,apalagi dengan adanya Covid-19. Semua anggaran terpangkas untuk menanggulangi Covid-19. Percaya saja Delis-Djira tetap akan berupaya untuk merealisasikan Visi-Misi,” Ujar Kandori.
Diketahui, Delis -Djira merupakan pemimpin yang punya komitmen. Sehingga sering kali pada setiap kesempatan mengatakan “Kalau tidak percaya silahkan mundur, kalau tidak bisa mendayung bersama silahkan angkat kaki, karena kita mau berlari kencang”. (*/Johnny)






