Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, menggelar pertemuan penting dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, bersama perwakilan PLN Pusat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (2/10/2025).
Pertemuan tersebut menghasilkan kabar membahagiakan, karena desa-desa di beberapa pulau, terutama di wilayah Kepulauan Talaud, segera menikmati pasokan listrik menyala penuh 24 jam.
Program ini disebut sebagai “hadiah istimewa” bagi masyarakat kepulauan menjelang perayaan Natal tahun ini.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa ketersediaan listrik sepanjang hari akan membawa dampak besar bagi berbagai aspek kehidupan masyarakat.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Baca:Gubernur Yulius Lepas Kontingen Sulut Menuju Pornas Korpri XVII di Palembang
“Saya atas nama pemerintah provinsi Sulut menyatakan kegembiraan atas realisasi program ini, yang akan membawa perubahan signifikan bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya masyarakat desa. Dengan listrik yang menyala sepanjang hari, diharapkan berbagai potensi desa dapat lebih dikembangkan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Gubernur.
Tak hanya itu, Gubernur Yulius juga mengajak masyarakat menyambut kabar ini dengan penuh sukacita.
“Mari kita sambut Natal dengan sukacita dan harapan baru, karena mudah-mudahan akhir tahun sebelum Natal terang telah datang di desa-desa kita!” ucapnya.
Wamendes PDT Ahmad Riza Patria turut menegaskan dukungan pemerintah pusat melalui kerja sama lintas kementerian, termasuk Kementerian ESDM dan PLN, untuk mempercepat pembangunan desa di wilayah kepulauan.
“Dengan realisasi listrik 24 jam, masyarakat Talaud, khususnya nelayan, akan merasakan dampak langsung, terlebih untuk sektor perikanan yang memberi nilai ekonomi lebih tinggi,” ungkapnya. (*J.M)






