Manado – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Kunjungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Manado, bertempat di ruang kerja Walikota, Selasa (18/05/2021).
Dalam pertemuan ini membicarakan soal Perlindungan Pekerja seperti petani, nelayan, sopir, ojek dll.
Hal lain yang dibicarakan adalah soal kecelakaan pekerja penganggaran dan pembiayaan yang dicover BPJS Ketenagakerjaan. Yang ikut BPJS di Kota Manado realisasinya baru sekitar 70% dari jumlah angkatan kerja umur 17-65 tahun.
Yang dicover BPJS Ketenaga kerjaan adalah kecelakaan kerja, kematian, jaminan hari tua dan pensiun.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Walikota Manado Andrei Angouw bertanya banyak hal soal cover BPJS terhadap warga, bahkan sampai hal-hal teknis untuk kepentingan pekerja yang ada di Kota Manado.
“Ini untuk kepentingan pekerja yang ada di Kota Manado,” Ujar Walikota Andrei.
Sementara itu, Kepala BPJS ketenagakerjaan Mintje Wattu meminta dukungan Walikota dalam hal pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan Tupoksi BPJS Ketenagakerjaan.








