Manado – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Kunjungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Manado, bertempat di ruang kerja Walikota, Selasa (18/05/2021).
Dalam pertemuan ini membicarakan soal Perlindungan Pekerja seperti petani, nelayan, sopir, ojek dll.
Hal lain yang dibicarakan adalah soal kecelakaan pekerja penganggaran dan pembiayaan yang dicover BPJS Ketenagakerjaan. Yang ikut BPJS di Kota Manado realisasinya baru sekitar 70% dari jumlah angkatan kerja umur 17-65 tahun.
Yang dicover BPJS Ketenaga kerjaan adalah kecelakaan kerja, kematian, jaminan hari tua dan pensiun.
- Pemkab Minut Salurkan Bantuan RTLH, Swadaya Warga Jadi Kunci
- Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Ke-62 Provinsi Sulut, Gubernur Yulius Beberkan Pencapaian Keberhasilan Sulut Dibidang Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan
- HUT Provinsi Sulut Ke-62, Gubernur Yulius : Kita Bergerak Satu Arah, Satu Tujuan dan Satu Komando
Walikota Manado Andrei Angouw bertanya banyak hal soal cover BPJS terhadap warga, bahkan sampai hal-hal teknis untuk kepentingan pekerja yang ada di Kota Manado.
“Ini untuk kepentingan pekerja yang ada di Kota Manado,” Ujar Walikota Andrei.
Sementara itu, Kepala BPJS ketenagakerjaan Mintje Wattu meminta dukungan Walikota dalam hal pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan Tupoksi BPJS Ketenagakerjaan.





