Manado – Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan mengatakan, penanganan sampah di Kota Manado menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan difokuskan untuk pekerjaan TPA.
“Tahun ini kami akan prioritas benahi dan tata TPA sehingga memiliki daya tampung untuk sampah yang ada,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, pemerintah akan mengadakan incinerator di tiap-tiap kecamatan, agar sampah menuju TPA bisa dikurangi.
Sementara itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, TPA Sumompo perlahan-lahan akan ditutup sambil menunggu TPA Regional di Minut dari Pemerintah Provinsi akan beroperasi.
- Kondisi Kelistrikan dan Upaya Penguatan Sistem Kelistrikan di Pulau Bunaken
- Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan, Untuk Pertamina Demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
- Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Dia juga mengatakan, penanganan sampah akan dialihkan kecamatan. Di setiap kecamatan akan disediakan incinerator untuk membakar sampah.
“Jadi masyarakat akan diajarkan untuk memilah sendiri sampah kering dan basa dari rumah masing-masing. Sehingga ketika di kecamatan sampah tinggal di bakar,” ungkapnya.
Dia mengakui, banyak produksi sampah di Kota Manado setiap hari dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. “Jadi sampah banyak menandakan perekonomian warga di Kota Manado maju,” tambahnya.(*)








