Manado – Walikota Manado Andrei Angouw, Sabtu (17/07/2021) kembali turun lapangan melihat situasi dan kondisi anak sungai dan parit di beberapa lokasi di Tikala Kecamatan Wenang yang sering terjadi luapan air jika terjadi hujan lebat.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota Manado di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Jhon Suwu, Camat Wenang Deasy Kalalo.

- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
- Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta SekaligusMemahami Manusia
Dari hasil kunjungan lapangan ini, sangat jelas bahwa sebagian besar saluran air terutama parit dan drainase tidak mampu lagi menampung debet air yang cukup besar. Selain parit dan anak sungai mengecil, juga disebabkan Drainase dan parit-parit dipenuhi banyak sampah.

Dikatakan Walikota, keadaan inilah yang membuat air didalam parit dan drainase yang tersumbat bukan lagi melalui drainase dan parit tersebut tetapi keluar ke jalan di lorong-lorong dan menggenangi beberapa ruas jalan protokol.

“Semua hasil dilapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulangan banjir kedepan,” Ujar Walikota Andrei.
Sebelumnya, Jumat (16/07/2021) saat hujan berjam-jam membuat ruas jalan di Kota Manado tergenang air, dan meluap ke jalan-jalan. Dikecamatan Tikala sendiri jika terjadi hujan, air meluap sampai keseputaran pom bensin Tikala. (JM)







