Manado – Melihat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, Wali Kota Manado Andrei Angouw memantau langsung wilayah yang sering terjadi banjir akibat luapan air hujan dari selokan.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan program normalisasi sungai dan anak sungai, serta drainase dan parit-parit yang selama ini sedang dilakukan.

Di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Johny Suwu, Wali Kota pilihan rakyat Kota Manado ini, mulai memantau dari di SMP Negeri I Manado yang berada di Kelurahan Lawangirung. Di sini Wali Kota melihat kelayakan bangunan sekolah dan selanjutnya berjalan kaki melihat drainase di seputaran SMPN I.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN

Dikatakan Wali Kota, progress dari program dilapangan ini selalu dipantau, didiagnosa untuk pengambilan langkah-langkah selanjutnya.
“Manado harus bersih dan Manado harus bebas banjir supaya masyarakat hidup tenang dan nyaman dan tidak dihantui luapan air atau banjir apabila hujan lebat,”Ujar Wali Kota, Rabu (03/11/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota menghimbau seluruh masyarakat Kota Manado tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang sedang terjadi saat ini. Selain itu, tentunya juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Warga di harapkan dapat bekerjasama dengan pemerintah dengan menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan,”Ucap Wali Kota.

Usai melakukan pemantauan di SMP Negeri 1 Manado, Wali Kota Manado mengunjungi SMP Negeri 2 di Perkamil untuk melihat kondisi Sekolah dan juga memantau aliran sungai Bailang yang berada di kelurahan Singkil Dua Lingkungan V Kecamatan Singkil. (Mal)








