Manado – Wali Kota Manado Andrei Angouw kembali melakukan pemantauan sistem pengumpulan sampah yang ada di Stasiun Peralihan Antara (SPA).

Kali ini, Wali Kota di dampingi Camat Malalayang Royke Kalalo, mengunjungi Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang, tepatnya dibelakang Kantor Pusat Unsrat, Jumat (02/09/2022).

- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Dari Bahu Wali kota mengunjungi SPA di Jalan Siswa Kompleks SMK dan disambut Camat Sario, Lurah Sario dan Ketua-Ketua Lingkungan serta petugas pengumpul sampah. Cek selanjutnya SPA di Sario Utara depan KONI.

Dijelaskan Wali Kota, pemetaan pengumpulan sampah yang harus dilakukan,agar proses dan mekanisme pengumpulan sampah ini dapat berlangsung cepat.
“Dalam artian truk dan motor sampah tidak harus lama-lama di Stasiun Peralihan Antara (SPÀ) ini supaya tidak menjadi pemandangan yang kurang menarik karena seolah-olah sampah terbiarkan dipinggir jalan.” Ujar Wali Kota.

Diperkirakan Kata Wali Kota, disetiap SPA terdapat kurang lebih 5 kendaraan motor sampah, sehingga ini perlu di atur waktunya, sehingga tidak terjadi antrian ketika bertemu di SPA baik oleh motor sampah maupun truk pengangkut sampah.
“Rute, jalur dan alur motor sampah harus diketahui supaya alur ini menjadi kebiasaan setiap hari bahwa proses pengumpulan sampah akan terintegrasi lewat sistem yang sudah dibuat dan dibiasakan,”Pungkas Wali Kota. (Mal)







