Tomohon-Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Pemerintah Kota Tomohon melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Beriman Tomohon, Rabu (15/10/2025).
Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos., Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., Kasi Intel Kejari Tomohon, dan Danramil Tomohon.
Turut serta pula jajaran perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan TPID meninjau langsung harga dan stok berbagai komoditas penting, seperti beras, cabai, bawang, daging, telur, dan minyak goreng, guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan serta ketersediaan bahan pokok mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
- Joune Ganda Jadikan Disiplin Polisi Cilik sebagai Cermin Kinerja ASN pada Parade HUT RI ke-81
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
Wakil Wali Kota Tomohon menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memonitor kondisi pasar secara langsung serta merespons cepat dinamika harga yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi di daerah.
“Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga bahan pokok tetap terkendali dan pasokan tersedia dengan baik. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan aktif dalam mengawasi kondisi pasar,” ujar Sendy Rumajar.
Ia juga menambahkan, Pemkot Tomohon bersama TPID akan terus melakukan langkah-langkah strategis, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Hasil dari sidak ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan lanjutan, termasuk kemungkinan digelarnya operasi pasar jika diperlukan. (*Bert)






