BANDUNG – Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kepada pengelola siaran televisi agar mewajibkan pengisi acara memakai masker telah dilakukan sejak Januari 2021. Pemirsa pun mulai merasakan tampilan para artis di layar kaca yang berbeda, jika sebelumnya hanya memakai face shield kini jadi pakai masker. Lantas, bagaimana sebenarnya tanggapan dari kalangan artis sendiri yang harus pakai masker selama bekerja?
Pembawa acara Melaney Ricardo yang pernah terkena covid19 mengaku senang karena bisa tetap pakai masker, seperti dilansir kanal Youtube Melaney Ricardo, Senin (01/02/2021). “Walaupun sebenarnya pakai masker adalah pilihan setiap individu, tapi senang dibolehkan pakai masker saat di depan kamera,” kata Melaney yang kemudian mewawancarai rekan-rekan artis lainnya untuk berkomentar soal masker.
Presenter Ramzi yang ditanya Melaney seputar pemakaian masker saat tampil di TV, mengakui dirinya memiliki risiko yang tinggi karena harus tetap bekerja. “Dulu sebenarnya saya kurang pas ketika hanya boleh pakai face shield, karena tanpa masker sama juga bohong. Kalau sekarang lebih pas. Apalagi sebagai publik figur, harus memberi contoh kepada masyarakat,” ucapnya.
Presenter Vicky Prasetyo sependapat bahwa pemakaian masker saat tampil di TV berguna untuk menjaga kesehatan saat pandemik. “Demi kesehatan para pengisi acara dan juga kru yang bekerja. Saya setuju pakai masker,” kata Vicky sambil mengacungkan jempol.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
Penyanyi kondang Titi DJ juga turut mendukung pakai masker saat ditanya Melaney usai mengisi sebuah acara TV. “Walaupun pakai masker saya masih tetap bisa nyanyi. Pakai masker itu jauh lebih aman,” tukas Titi.
Presenter Irfan Hakim yang pernah terjangkit covid19 malah mengatakan keharusan memakai masker saat di depan kamera adalah berita baik baginya. “Karena saya khawatir tertular lagi atau malah menularkan virus ke orang lain,” tandas Irfan. (**)






