Manado- Kota Manado menjadi tuan rumah pelaksanaan Konsultasi Wilayah X Sulawesi Utara – Gorontalo Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Kegiatan yang digelar di Hotel Aryaduta, Jumat (13/9/2024) ini dibuka secara resmi Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw.
Membuka sambutannya, Kandouw mengingatkan GMKI berjalan sesuai kredo dan visi misi sebagai organisasi mahasiswa Kristen.
“Intinya GMKI harus tetap jadi terang dan garam dunia,” tegasnya.
Lewat pertemuan ini, diapun mengingatkan tiga poin penting yang perlu juga menjadi catatan penting dalam konsultasi GMKI.
- Terkait Dugaan Black Campaign, Yusril Ajukan Gugatan PAW Pilkades Bimor Jaya Ke Panpel Kabupate
- Busyro Sebut Prinsip Keberimbangan, Akurasi, Dan Kepatuhan Kode Etik Jurnalistik, Fondasi Utama Bangun Kepercayaan Publik Terhadap Media
- Gubernur Yulius Berikan 5 Arahan Pada Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 dan HUT Provinsi Sulut Ke-62
Yang pertama GMKI perlu konsen terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM). Dia membeber kondisi di Sulawesi Utara yang mungkin tidak jauh berbeda dengan di Gorontalo. Dimana hingga saat ini lulusan sarjana di Sulut kurang lebih hanya 15 persen. 25 persen SMA dan 60 persen lulusan SMP. Sehingga itu untuk bersaing di tengah situasi saat ini, dia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dari segi pendidikan.
“Konsultasi GMKI harus meng-underline ini, peningkatan SDM kita,” ucap Wagub Steven Kandouw.
Yang kedua dia menekankan bahwa literasi ekonomi juga harus jadi perhatian penting. Di dalamnya masyarakat perlu diingatkan terkait perencanaan keuangan, budaya untuk mau hidup mandiri dan mendidik literasi ekonomi kepada anak sejak kecil.
Ketiga Wagub Kandouw mengatakan yang juga tak kalah penting adalah moralitas.
Menurutnya GMKI juga perlu menggarisbawahi tentang etika yang perlu diutamakan oleh seseorang termasuk pemimpin. (Redaksi)






