Bolmut-Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw hadir dan membuka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK/SLB Provinsi Sulut yang digelar di Gedung Dharma Wanita, Desa Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolmut, Kamis (16/5/2024).
Dalam pertemuan ini Steven Kandouw menekankan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mensukseskan program Merdeka Belajar.
Menurutnya program Kemendikbudristek yang diterapkan di tiap daerah tersebut harus lebih dipersiapkan secara matang.
Di dalamnya para guru perlengkapi lewat pembekalan-pembekalan. “Guru-guru harus betul-betul meng-acelerate, meng-upgrade kemampuan mereka,” katanya.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Yang perlu juga disikapi juga yakni kegiatan pramuka. Dia mengatakan meski bukan lagi tergolong ekstrakulikuler yang wajib tapi juga tidak dilarang. Menurutnya banyak juga hal positif yang didapat lewat pramuka, di antaranya memupuk kerja sama, cinta lingkungan dan toleransi. Sehingga perlu juga dibahas program pramuka ini.
Selanjutnya Wagub menuturkan yang tak kalah penting bagaimana melestarikan lokal konten atau kearifan lokal. Di dalamnya tarian dan bahasa daerah.
“Kearifan lokal tolong tetap diperhatikan. Lokal konten ini juga menjadi harapan Pak Gubernur,” tukas Kandouw.
Lebih jauh, dirinya mengingatkan para keoala sekolah dan guru untuk tidak membiasakan budaya hedonisme kepada para murid. Salah satunya dia menyoroti tentang acara kelulusan yang dilakukan secara mewah. Menurutnya sebaiknya kegiatan kelulusan dilakukan secara sederhana. Mengambil contoh dari beberapa negara luar, kelulusan dilakukan di rumah ibadah. Ini juga bisa menjadi salah satu opsi yang dapat diterapkan sekolah-sekolah di Sulut.(*)








