Manado- Dalam kunjungan di RSUD ODSK, Jumat (3/5/2024), Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw juga meninjau perawatan pengungsi bencana Gunung Ruang di situ.
Wagub Steven bersama istri mendatangi ruangan pasien sambil menanyakan kondisi mereka sembari memberi semangat dan menyerahkan bingkisan.

Selain merawat pengungsi yang mengalami sakit, RSUD ODSK juga menyiapkan ruangan khusus untuk pendamping atau keluarga pasien.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Steven Kandouw kembali menegaskan komitmen Gubernur Olly Dondokambey untuk para korban bencana erupsi Gunung Ruang, termasuk memberikan layanan kesehatan maksimal.

“Komitmen Pak Gubernur, pelayanan kita kepada para pengungsi ini komperhensif. Walaupun tidak ada BPJS, kita tanggulangi semua, keluarganya juga kita tampung,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Debie Kalalo menambahkan untuk keluarga pasien, selain disediakan ruangan di RSUD ODSK, Pemerintah Provinsi Sulut juga menyiapkan tempat pengungsian. Salah satunya yakni Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Malalayang.

“Saat ini di Balai Pelatihan Kesehatan sudah datang 65 orang (pengungsi) di antaranya 14 ibu hamil, ada juga anak-anak,” ungkapnya.
Terkait layanan kesehatan, dia menerangkan Dinas Kesehatan Sulut bekerja sama dengan Dinas Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk merujuk pasien yang sakit.

“Pasien-pasien yang sakit berat ataupun sedang dirujuk di rumah sakit yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Ada di RSUD ODSK, RS Manembo-nembo Bitung, Rumah Sakit Teling dan RSUP Prof Kandou, semuanya terlayani,” jelas Kalalo.
Khusus untuk rumah sakit yang dikelola Pemerintah Provinsi Sulut sebagaimana instruksi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, semua pasien juga pendamping/keluarga pasien juga disiapkan ruangan. (*Advetorial Diskominfo Sulut)









