Manado- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Drs Steven Kandouw, menerima kunjungan kerja (kunker) tim dari Kemendagri dan Kemenag RI, Selasa (23/1/2024) di Kantor Gubernur Sulut.
Pertemuan ini membicarakan beberapa hal, mulai dari peresmian rumah ibadah hingga kerukunan.
Wagub Kandouw mengatakan hidup berdampingan antar umat beragama sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Tak heran Sulut menjadi salah satu daerah paling harmonis di Indonesia.
“Ini menjadi kewajiban kita untuk menjaga (kerukunan). Sebagaimana visi misi Pak Gubernur bahwa kerukunan harus menjadi prioritas,” tuturnya.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Pada kesempatan itu, dia juga menerangkan program Pemprov Sulut berupa Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa). Dimana inovasi ini memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja kerohanian (tokoh agama) sampai penjaga rumah ibadah.
“Ini program Pak Gubernur dan satu-satunya di Indonesia,” jelas Wagub Kandouw kepada tim Kemendagri dan Kemenag RI.
Kandouw melanjutkan komitmen Pemprov Sulut dalam memberikan jaminan sosial bagi masyarakat termasuk pekerja keagamaan tersebut membuat Sulut dianugerahi penghargaan Paritrana Award selama empat tahun berturut-turut.
Dia juga menginfokan bahwa dalam waktu dekat rencananya akan ada peresmuan dua gedung Islamic Center di Sulut.
Turut hadir, Asisten III setdaprov Sulut, Fransiscus Manumpil, Kepala Kesbangpol Sulut, Fery Sangian, dan Ketua FKUB Sulut dan stakeholder terkain lainnya. (*)







