oleh

Pemilu Sukses Digelar, Wagub Kandouw Imbau Warga Tetap Jaga Kerukunan dan Kedamaian

-Sulut-214 Dilihat

Sulut-Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven OE Kandouw, di dampingi istri tercinta, Kartika Devi Kandouw Tanos dan putra bungsu Oswaldo Kandouw,menghadiri ibadah HUT ke-6 Jemaat Damai Lahendong, Minggu (25/02/2024).

Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah menyalurkan hak politiknya.

“Terima Kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) yang telah menyukseskan agenda demokrasi yang dilaksanakan serentak melalui Pemilu 2024.” Ucap Wagub Kandouw.

Dikatakan Wagub Kandouw, berbagai perbedaan pilihan yang telah disalurkan melalui hak politik setiap warga negara, tidak perlu lagi disoal. Karena menurutnya, semuanya telah selesai.

“Apa yang sudah berjalan dan sudah terjadi let it be. Kalau orang Spanyol bilang que sera sera atau apa yang telah terjadi, maka terjadilah,” tutur Kandouw.

Wagub Kandouw kembali menyampaikan, bahwa usai perhelatan politik tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kehidupan tetap rukun dan damai.

“Yang terpenting adalah hidup rukun. Buka mata dan hati tentang segala aspek kehidupan sosial, budaya, politik, agar kita semua jadi terang dan garam di dunia ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pada November 2024 nanti, masyarakat Sulut kembali diperhadapkan dengan agenda pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Masih ada lagi bulan November, kita semua akan bersama-sama untuk memilih gubernur dan wali kota. Pilih lah yang sustainable dengan gereja. Kiranya Roh Kudus yang akan memimpin,” tukasnya.

Wagub Kandouw juga menyayangkan ada pihak yang mengatakan bahwa GMIM telah meninggalkan Pak Gubernur Olly Dondokambey. Terbukti dengan Pemilu 2024, baru-baru ini. Padahal, berbagai upaya melalui diakonia terus dilakukan.

“Ada yang bilang ke depan tidak usah bantu lagi. Saya sebagai penatua tidak setuju. Karena masalah diakonia adalah masalah panggilan sebagai umat Kristiani. Masalah pilihan orang itu lain. Masalah diakonia itu harus,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw memberikan berkat berupa uang tunai kepada jemaat GMIM Damai Lahendong, sebesar Rp25 juta.

Menariknya, Wagub Kandouw usai ibadah berbaur bersama jemaat untuk menikmati hidangan yang di bawa masing-masing jemaat. (*)