Manado,-Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut upaya menjaga satwa liar yang terancam punah dan dilindungi.
Ini disampaikannya saat hadir dalam Festival Lingkungan 2024 dengan tema Bekeng Sulut Bangga, Jaga Satwa Liar Terancam Punah dan Dilindungi di Manado Town Square 3, Senin (5/8/2024).
“Ikhtiar ini, semangat ini, tindakan ini harus tetap kita gaung-gaungkan,” ujarnya.
Senada dengan pihak pelaksana, Wagub Kandouw menilai acara ini bukan sebatas seremoni belaka, tapi sangat penting.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
“Saya percaya Tuhan sudah menciptakan rantai kehidupan di awal penciptaan. (Ada) manusianya, alam, baik flora atau fauna, satu sama lain ada sebab akibat. Hilang satu, pasti mempengaruhi rantai kehidupan itu,” tukas Wagub.
Sehingga itu menjadi tugas bersama untuk menjaga rantai kehidupan, jangan sampai ada yang hilang. Termasuk di dalamnya melindungi satwa liar.
Menurutnya untuk mencapai hal tersebut harus dilakukan bersama secara pentahelix. Di dalamnya pemerintah, masyarakat, komunitas peduli satwa liar, pelajar, pers dan pihak lainnya. Jangan sampai kegiatan memperdagangkan hewan liar, memelihara bahkan mengkonsumsi terus menjadi budaya.
“Kita harus sama-sama punya kesepakatan bahwa ini harus betul-betul kita lindungi,” tegasnya seraya mengapresiasi instansi terkait hingga komunitas yang peduli akan keberadaan satwa liar.
Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam pengambilan kebijakan turut mempertimbangkan aspek lingkungan. (Redaksi)






