Morut – Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K meninjau kegiatan pelatihan Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Morut yang mulai dilaksanakan di Tompira, Senin (22/11/2021).
Sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Morut, Wabup Djira menyampaikan apresiasi dari bupati yang selalu mendampingi pemda dalam urusan kemanusiaan.
“Saya merasa bangga dengan aktivitas PMI yang sangat intens sejak terbentuknya beberapa bulan lalu, sesuai laporan Kepala Markas PMI Morut.”
Wabup Djira juga berharap agar dengan adanya pembekalan ini, setiap anggota wajib memiliki keterampilan dan sikap mental yang baik dan selalu kompak.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Ia berharap pelatihan ini memberi manfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat.
PMI bisa jadi garda terdepan untuk mengambil peran untuk situasi-situasi sulit secara sukarela.
Sukarela artinya memiliki niat, keikhlasan, ketulusan yang tidak dibatasi oleh materi.
Hadir Kepala Markas PMI Morowali, Sukri selaku Koordinator Trainer PMI Sulteng, tugas pokok PMI dalam hal pembinaan, menjadi kebanggaan bahwa 2021 Morut yang pertama adakan KSR.
Dalam kesempatan itu kepada Wabup Djira, ia mengatakan beberapa hal yang akan menjadi keahlian peserta.
Ketua PMI Morut Febriyanti berharap pelatihan ini bisa berakhir baik.
Pelatihan dimaksudkan agar relawan siap terjun ke lokasi bencana bila sewaktu-waktu ada bencana. (*/Jhonny)








