Morut – Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K meninjau kegiatan pelatihan Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Morut yang mulai dilaksanakan di Tompira, Senin (22/11/2021).
Sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Morut, Wabup Djira menyampaikan apresiasi dari bupati yang selalu mendampingi pemda dalam urusan kemanusiaan.
“Saya merasa bangga dengan aktivitas PMI yang sangat intens sejak terbentuknya beberapa bulan lalu, sesuai laporan Kepala Markas PMI Morut.”
Wabup Djira juga berharap agar dengan adanya pembekalan ini, setiap anggota wajib memiliki keterampilan dan sikap mental yang baik dan selalu kompak.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Ia berharap pelatihan ini memberi manfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat.
PMI bisa jadi garda terdepan untuk mengambil peran untuk situasi-situasi sulit secara sukarela.
Sukarela artinya memiliki niat, keikhlasan, ketulusan yang tidak dibatasi oleh materi.
Hadir Kepala Markas PMI Morowali, Sukri selaku Koordinator Trainer PMI Sulteng, tugas pokok PMI dalam hal pembinaan, menjadi kebanggaan bahwa 2021 Morut yang pertama adakan KSR.
Dalam kesempatan itu kepada Wabup Djira, ia mengatakan beberapa hal yang akan menjadi keahlian peserta.
Ketua PMI Morut Febriyanti berharap pelatihan ini bisa berakhir baik.
Pelatihan dimaksudkan agar relawan siap terjun ke lokasi bencana bila sewaktu-waktu ada bencana. (*/Jhonny)







