Morut-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, secara resmi membuka kegiatan Fokus Group Discusion (FGD), terkait Penyusunan Dokumen Kajian Resiko Bencana (KRB) Morut, Provinsi Sulteng, di Aula kantor Bappelitbangda Morut, Kamis (24/08/2023).
FGD tersebut merupakan inisiasi langsung BPBD Morut bekerjasama dengan Puslitbang Kebencanaan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPBD Morut, Delfia Parenta ST, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, sejumlah perwakilan Pimpinan Perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Wabup Djira, dalam sambutannya, menjelaskan, Morut merupakan salah satu daerah yang tidak bisa dihindari dari rawan bencana, salah satunya adalah kebakaran.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
“FGD ini sangat penting, dalam rangka memberikan pemahaman kepada kita semua, terkait masalah kebencanaan, khususnya dalam menyimpulkan dokumen KRB nantinya, ” jelas Mantan Kadisdikbud Morut itu.
Ia berharap, FGD yang di gelar tersebut, dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi seluruh stakehoulder terkait, tentang kebencanaan, baik cara mengatasinya maupun penanggulangan pasca bencana.
“Kami juga berterima kasih atas kehadiran para nara sumber yang sudah bisa membagi ilmunya, dalam upaya mendukung penuh visi daerah ini, yakni terwujudnya Morut yang sehat, cerdas, dan sejahtera (SCS), ” ujarnya. (NAL)







