Minahasa – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Oktavian Roring, M. Si, IPU. Asean Eng di wakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Dr. Vicky C. H. Tanor, menerima aksi demo damai Mahasiswa Unima, bertempat di halaman Kantor Pemkab Minahasa, Jumat (23/9/2022).
Di hadapan Asisten III, para mahasiswa menyampaikan tuntutan mereka ada beberapa penolakan, harga BBM, Tanah Lolondey, dan tindak kekerasan.
“Sudah dijelakan kenaikan BBM merupakan dampak internasional mulai dari pandemi, krisis Rusia dan Ukraina mengakibatkan berdampak pada negara – negara lain, yang kita takuti inflasi, sangat fatal jika terjadi di alami seluruh bangsa. Nah, langkah yang diambil pemerintah Minahasa adalah dalam rangka bagaimana kita menekan terjadinya Inflasi seperti di sampaikan adik – adik mahasiswa.” Ujar Tanor.
Lanjut Tanor, terkait tanah Lolondey itu sudah selesai dan milik pemerintah Provinsi untuk dihibahkan, pemerintah Minahasa terus berupaya mengusulkan.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Terkait seringnya jadi tindak kekerasan itu akan di tangani oleh instansi kepolisian, tak lupa juga mengingatkan pada adik – adik mahasiswa bilamana ada kejadian segera juga menghubungi melalui 110 Polres Minahasa.
“Saya juga memberi apresiasi kepada aksi demo damai adik adik mahasiswa, hingga aspirasi yang di tuntut bisa tersampaikan.” Ucap Tanor.
“Setelah menyampaikan seperti itu dan kalau pun mereka punya presepsi dan pandangan yang lain itu hak mereka dan kita menghargai aspirasi yang mereka sampaikan ke pimpinan yang lain. “Pungkas Tanor. (Ronny)







