Morut-PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) sudah melakukan job fair di 12 Desa lingkar Perusahaan. Perekrutan karyawan secara langsung tersebut, puncaknya di laksanakan Senin (10/04/2023) di Desa Solonsa Jaya, Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali oleh Human Resource Development (HRD).
Kegiatan itu, dihadiri langsung Perwakilan PT GNI, Muhammad Nasir bersama tim lainnya mendampingi pihak HRD yang diterima oleh Kepala Desa (Kades) Solonsa Jaya, Usman bersama para Perangkatnya, di Balai Desa Solonsa Jaya. Sedikitnya ada 22 orang berpatisipasi dalam tes wawancara tersebut.
Kades Solonsa Jaya, Usman, mengapresiasi kehadiran Perusahaan PT GNI ditengah masyarakat, kegiatan perekrutan itu merupakan terobosan baru yang dilakukan Perusahaan terhadap masyarakat yang berada di lingkungannya. Apalagi tujuannya sangat positif merekrut warga setempat untuk diprioritaskan menjadi tenaga kerja.
“PT GNI merupakan Perusahaan pertama yang hadir di tengah masyarakat. Ini terobosan baru yang sangat kami apresiasi. Semoga kedepannya hubungan yang sudah terjalin baik, antara Pemdes dan pihak Perusahaan bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, walaupun kami bukan ring satu di PT GNI, namun tetap diperhatikan oleh Perusahaan” ujarnya.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Dia sangat berharap, lewat job fair tersebut Perusahaan bisa memberikan akses yang sangat luas terhadap warganya, untuk dapat diterima menjadi tenaga kerja di dalam kawasan industri, sehingga bisa memberikan kontribusi yang besar, untuk meminimalisir pengangguran yang ada di Desanya.
Terpisah, Perwakilan PT GNI, Mr Jiang Chao, menjelaskan, pihak Perusahaan telah melakukan job fair di 12 Desa yang menjadi bagian dari lingkar industrinya. Awalnya kegiatan tersebut di laksanakan di Desa Bungintimbe, Tompira, Bunta, Tanauge, Towara, Molino, Peboa, Mohoni, Molores, Keuno, Solonsa, dan terakhir di Desa Solonsa Jaya.
“Perusahaan membutuhkan sebanyak 1.000 tenaga kerja baru, untuk mengisi formasi tersebut. Pihak Perusahaan melakukan perekrutan di Desa secara langsung, untuk mengakomodir warga lokal yang ada, ” jelas Mr Jiang. (Rls/NAL)






