Tahuna-Sejak tanggal 5 september 2026 pemerintah, TNI/POLRI bersama relawan kabupaten kepulauan Sangihe telah melaksanakan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di kawasan lindung gunung api Awu dan sekitarnya.
Bupati kabupaten kepulauan Sangihe Michael Thungari resmi menutup operasi penanganan Karhutlah ini dengan menggelar apel bersama yang di hadiri Wakil bupati Tendris Bulahari, Forkopimda, BPBD, unsur TNI /Polri dan para relawan.
Dalam sambutanya Bupati Michael Thungari menyampaikan aoresiasi dan terima kasih kepada semua unsur yang telah secara bersama, bergotong royong dalam menangani kebakaran hutan dengan peralatan seadanya.
“Atas nama pemerintah kabupaten kepulauan sangihe saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personil TNI/Polri BPBD, dinas kehutanan perangkat daerah terkait tenaga kesehatan, Camat dan Kapitalaung serta para relawan dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras serta memberikan dukungan dalam penanganan karhutla ini,”ujar Thungari
Secara khusus Bupati mengapresiasi para relawan yang telah mengorbankan waktu tenaga dan pikiran demi keselamatan masyarakat dan kesehatan lingkungan. Sebagai bentuk penghargaan pemerintah kabupaten kepulauan sangihe menyerahkan sertifikat penghargaan dan memberikan upah lelah kepada para relawan yang disalurkan secara non tunai melalui rekening masing-masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya berharap penghargaan ini tidak dimaknai dari nilai yang diterima saya tahu nilainya sangat kecil tetapi ini sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan pemerintah atas semangat kemanusiaan serta kepedulian saudara-saudara dalam membantu masyarakat dan daerah,” jelas Thungari
Bupati juga meminta BPBD berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait guna merangkul komunitas pecinta alam, mahasiswa pecinta alam serta komunitas anak muda lainnya ke dalam wadah relawan kebencanaan yang terorganisasi dan dibina.
“Sehingga melalui wadah ini diharapkan menjadi bagian penting dalam kegiatan pencegahan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana didukung dengan pelatihan serta pembinaan yang terencana dan berkelanjutan dan sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembinaan generasi muda dalam pembangunan kabupaten kepulauan sangihe,” Tambahnya
Berdasarkan hasil evaluasi dan ketentuan yang berlaku, hari ini kamis 15 oktober 2006 Bupati kepulauan sangihe secara resmi menyatakan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan karutlah di kawasan lindung gunung api Awu ditutup secara resmi
“Saya tegaskan bahwa penutupan operasi ini bukan berarti berakhir dari kewaspadaan pemantauan dan pencegahan kita harus tetap berjalan sesuai dengan kondisi di lapangan mari kita terus bersatu menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat kiranya tuhan yang maha kuasa menyertai dan memberkati setiap langkah pengabdian kita,” Pungkas Thungari (Yoss)





