Manado – Kondisi drainase yang kurang baik, di perparah dengan sampah yang menumpuk menjadi salah satu faktor utama penyebab air meluap dari drainase dan menyebabkan banjir apabila terjadi curah hujan tinggi.

Guna mengetahui sekaligus mencari solusi terhadap masalah tersebut, Wali Kota Manado Andrei Angouw, kembali melakukan peninjauan ke lapangan.

- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Kali ini, di dampingi Camat Paal Dua Glennstiano Kowaas, Wali Kota melihat kondisi drainase dan saluran air di Kelurahan Ranomuut dan Kelurahan Perkamil Kecamatan Paal Dua.

Kunjungan ini dilakukan untuk menganalisis pemanfaatan drainase dan saluran air di Kota Manado, agar dapat menampung debit air jika terjadi hujan lebat. Hal ini dimaksudkan agar ke depannya air tidak meluap ke jalan dan menggenangi rumah-rumah penduduk.
“Banyak faktor penyebabnya tapi masalah banjir harus menjadi tanggungjawab kita semua untuk melakukan upaya menanggulangi sekaligus antisipasi agar banjir berkurang,”Ucap Wali Kota

Sejak awal kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AA-RS) bertekad agar Kota Manado bisa bebas dan terhindar dari ancaman bencana banjir. Dan salah satu solusinya adalah normalisasi anak sungai dan perbaikan drainase dan saluran air di Kota Manado. (Mal)











