SITARO-Sebuah peristiwa tragis mengguncang warga Kampung Birakiama, Kecamatan Tagulandang Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), pagi ini Kamis (12/06/2025).
Seorang pria berusia 30 tahun ditemukan tewas akibat gantung diri di rumahnya. Kejadian ini dilaporkan kepada personel piket Polsek Tagulandang sekitar pukul 05.00 WITA.
Tim Polsek Tagulandang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Yaski Malado, S.Sos, segera menuju lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, pembuatan berita acara, serta pemeriksaan saksi-saksi.
Keluarga korban juga telah diarahkan untuk membawa jenazah ke Puskesmas Kisihang guna pemeriksaan medis lebih lanjut terkait penyebab kematian.
- Lomba Bridge P/KB HAPSA 2026 di GMIM Paulus TWM Sukses Digelar, Wilayah Malalayang Champion Serie A dan Wilayah Manado Titiwungen Juara Serie B
- Hadir Pada Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekwan Silangen Lakukan Penanaman Manggrove
- TIFF 2026 Jadi Etalase Florikultura Dunia, Tomohon Siapkan Peluang Investasi Global
Menurut keterangan dr. Vega Parapaga dari Puskesmas Kisihang, korban yang identitasnya terkonfirmasi sebagai AR (30) tercatat sebagai warga Birakiama, Tagulandang Selatan, dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di puskesmas.
Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya bekas jeratan tali di leher serta ditemukannya sedikit cairan sperma pada alat kelamin korban. Selain itu, di bagian punggung belakang mulai terlihat tanda lebam mayat (livor mortis).
“Berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Kematian diduga kuat akibat tindakan gantung diri,” jelas dr. Vega
Meskipun hasil pemeriksaan medis mengindikasikan kasus bunuh diri, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terlibat.
Kapolres Sitaro, AKBP Iwan Permadi, SE, melalui Kapolsek Tagulandang IPTU Yaski Malado, S.Sos, menegaskan bahwa kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Meski dugaan sementara adalah gantung diri, tim tetap akan melakukan pendalaman penyelidikan untuk memastikan tidak ada faktor eksternal yang memicu kejadian ini,” ujar Kapolsek Malado, saat dikonfirmasi Wartawan terkait kasus ini. (ighel)








