Tomohon,-Pemerintah Kota Tomohon menerima kunjungan Tim dari Kota Maniwa, Jepang, pada 10–11 Februari 2026. Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Wali Kota Tomohon beberapa waktu lalu ke Kota Maniwa, Jepang.
Saat berada di Maniwa, Wali Kota Tomohon berkesempatan menyaksikan langsung metode serta teknologi pemilahan dan pengolahan sampah yang diterapkan di kota tersebut.
Teknologi itu dinilai berpotensi untuk diimplementasikan di Kota Tomohon, termasuk peluang transfer teknologi tepat guna guna mengatasi persoalan persampahan.
Tim Kota Maniwa diterima langsung oleh Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., pada Rabu (11/2/2026) di Kantor Wali Kota Tomohon.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
Sebelumnya, tim melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas pengelolaan lingkungan di Kota Tomohon, antara lain Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), Pusat Pengolahan Sampah Organik Terpadu (PPSOT), bank sampah, serta kandang ayam yang secara rutin disemprot ecoenzym sehingga tidak menimbulkan bau.
Adapun tujuan penjajakan kerja sama ini mencakup pengembangan teknologi pengolahan sampah, pengolahan limbah melalui sistem IPAL, serta pengembangan energi berkelanjutan, termasuk potensi geothermal.
Wali Kota Tomohon menyampaikan harapannya agar kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret.
“Pemerintah Kota Tomohon berharap akan terjalin kerja sama antara Kota Tomohon dan Kota Maniwa, baik di bidang pengolahan sampah maupun kerja sama di berbagai bidang lainnya,” ujar Wali Kota.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Tomohon optimistis pengelolaan lingkungan dan energi berkelanjutan di daerah dapat semakin berkembang dengan dukungan teknologi yang modern dan ramah lingkungan. (*/Red)





