Baturube – Rumah Sakit Pratama Baturube yang dibangun sejak 2020, akan segera dioperasikan bila izin-izin yang diperlukan sudah terbit dan sarana prasarana vital sudah tersedia.
“Dalam waktu tidak terlalu lama, rumah sakit ini akan beroperasi melayani masyarakat,” kata Bupati Delis di sela-sela peninjauan gedung RS Pratama itu di Baturube, Selasa (24/5).
Dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Morut Febrianthy DJ. Hehi, Camat Baturube dan Kepala Puskesmas Baturube, Delis berkeliling meninjau bangunan dan halaman RS ini.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Morut Alnoberniat Sanampe mengatakan bahwa RS Pratama Baturube ditargetkan sudah bisa beroperasi mulai Juli 2022.
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
Ada beberapa hal mendasar untuk pengoperasian RS tersebut yakni penyediaan daya listrik, izin operasi dari Kemenkes dan personil seperti dokter, perawat, bidan, dan tenaga lainnya, termasuk Kepala RS.
“Nah, izin-izin yang diperlukan belum bisa diurus kalau kepala RS belum ada,” ujar Nober, panggilan akrabnya.
Bangunan dua lantai RS Pratama Baturube ini tampak cukup megah, dengan halaman yang mulai dibersihkan.
RS Pratama Baturube diproyeksikan akan melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Bungku Utara dan Mamosalato. (*/John)






