Palu – Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi dan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muhammad Syarif Bundo menandatangani memorandum of understanding (MoU) di Palu, Rabu (2/3/2022).
MoU tersebut berisi kerjasama perpustakaan, peningkatan gerakan membaca dan gerakan literasi untuk kesejahteraan.
Selain Morut, kerjasama yang sama juga terjadi antara Kepala Perpustakaan RI dengan beberapa pemerintah daerah lainnya se Sulawesi Tengah.
Dalam naskah kesepakatan yang ditandatangani disebutkan ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Selain itu, pengembangan sumberdaya perpustakaan serta pengembangan sumber daya manusia dan teknologi di bidang perpustakaan.
Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando berpesan agar pemerintah daerah mengaktifkan gerakan gemar membaca serta memfasilitasi tenaga perpustakaan ke daerah-daerah terpencil.
“Kita juga mendorong agar seluruh desa di Indonesia memiliki perpustakaan,” ujarnya.
Setelah menyampaikan sambutannya Kepala Perpustakaan Nasional RI mengukuhkan Dr. Hj Vera Rompas Mastura, S.Sos, M.Si sebagai Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng H Ma’mun Amir, sejumlah bupati/wakil bupati dan pejabat lainnya. (*/Johnny)








