Minut-Pjs Bupati Kabupaten Minut, Clay JH Dondokambey SSTP MAP, mengungkapkan tim surveilans ini akan membuat pendampingan kepada ada tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut dan Dinkes Kabupaten Minut untuk memverifikasi Minut menjadi Kabupaten bebas malaria.
“Kalau itu terverifikasi dan benar maka nanti Kabupaten Minut kita doakan akan menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan (Menkes) pada Hari Kesehatan Nasional, tapi saya sampaikan tadi kepada tim tersebut bahwa kita tidak mengejar prestasi di atas kertas,” ucap Clay.
“Hanya sampai pada terpenuhinya indikator-indikator penilaian dan memperoleh penghargaan tapi sebenarnya kita kejar adalah keberadaan dan kebenaran riil di masyarakat bahwa memang kita bebas dari malaria dengan upaya-upaya pencegahan dari semua stakeholder kesehatan,” sambungnya.
Dijelaskannya, yang paling berperan disini tentu bukan hanya dari Dinkes tetapi lebih berperan juga sebenarnya Puskesmas termasuk pemerintah setempat dalam hal ini Pemerintah Desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
“Indikator-indikator yang harus dipenuhi supaya lingkungan masyarakat itu sehat dan bebas dari malaria, itu yang paling utama, disamping kedua peran dari Hukum Tua, Puskesmas, pemerintah setempat, dan yang paling penting kesadaran masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir Tim surveilans Kemenkes RI, Ketua TP PKK Kabupaten Minut ibu Sylvia Anita Dondokambey Tambelu ST, Plt Kepala Dinkes Minut dr Alain Vincent Beyah, Sekertaris Dinkes Minut dr Debby Montung, Kaban Kesbangpol Minut Forsman Dandel.(***)








