Syarifudin Syaafa,ST MM
Manado – Merebaknya pandemi global Covid-19 atau virus Corona sampai di pelosok dunia termasuk di Kota Manado, memunculkan istilah-istilah yang asing ditelinga orang kebanyakan.
Banyak orang yang tidak mengerti istilah-istilah ilmiah yang dipakai pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Indonesia seperti Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lainnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Syarifudin Syaafa,ST MM, mengatakan istilah-istilah yang dipakai ilmiah atau yang dipakai Pemerintah terkait virus Corona ini perlu dibahasakan dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat setempat.
“Bahkan bisa diterjemahkan kedalam bahasa yang mudah dimengerti oleh segenap lapisan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti apa istilah Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lain sebagainya,”ujar Saafa.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Dikatakan Saafa, ini menjadi tugas pemerintah khususnya Bagian Kehumasan untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait istilah yang muncul tersebut, karena diakui tidak semua masyarakat mengerti istilah yang muncul disaat pandemi global Covid-19 ini.
“Ini adalah tugas Kehumasan Pemerintah yang harus diperhatikan. Selain itu para jurnalis juga membantu, terrmasuk mereka yang berpengaruh di sosial media,”pungkas Sekretaris Komisi II DPRD Kota Manado ini. (JM)







