Sitaro – Pemerintah kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Dinas Pertanian Bidang Pangan membuka sekolah lapang Hidroponik,selama dua kali tatap muka di bulan November pada Minggu III dan IV .
Tujuan dari sekolah lapang hidroponik ini adalah meningkatkan pengetahuan Kelompok Tani mengenai budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah melalui metode Hidroponik dengan air sebagai media tumbuh tanaman menghasilkan tanaman dengan kualitas yang lebih baik lebih bersih dan bebas dari hama dan penyakit selain itu juga dengan metode hidroponik dapat memfaatkan lahan perkarangan yang sempit untuk budi daya tanaman.
Dari pantauan media ini, Selasa (22/11/2022) di lokasi pelaksaanan kegiatan tampak keseriusan para peserta sekolah lapang antusias mengikuti materi yang di selingi praktek langsung dari pemateri yang di datangkan langsung sebagai penyuluh dari Dinas Pangan Provinsi Sulut.
Peserta yang mengikuti sekolah hidroponik ini berjumlah 30 orang yang berasal dari setiap kecamatan di daratan Siau yang pembiayaannya dibebankan pada dokumen anggaran Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Sitaro tahun anggaran 2022.
Sasaran dari pada sekolah hidroponik ini agar Kelompok Tani dapat belajar cara budidaya tanaman metode hidroponik dan di harapkan bisa mengembangkan komoditi holtikutura dengan metode hidroponik ini hal lain juga agar petani dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi dengan lebih berimbang aman dan sehat ,
Pihak Dinas Pertanian kabupaten Sitaro melalui Kepala Bidang Pangan Meike Kabuhung SP, saat di minta penjelasan seputar kegiatan ini, mengatakan bahwa manfaat sekolah lapang Hidroponik ini diharapkan mampu membuka atau menambah wawasan Kelompok Tani mengenai budidaya tanaman tanpa media tanah yang lebih menghemat penggunaan air dan menghasilkan tanaman lebih sehat dan aman di komsumsi.
“Sangat berharap kedepan hasilnya bagi paserta itu boleh di praktekan atau di terapkan untuk di lakukan baik dalam bentuk kelompok maupun secara mandiri di rumah masing- masing,” Jelas Kabuhung.
“Dan mengenai sekolah lapang hidroponik ini juga pastinya akan dilakukan secara berkelanjutan kedepan dan menjadi program Bidang Pangan,” Tutup Kabuhung. (heri)















