Tahuna – Rehabilitasi talud pantai tidore dengan anggaran Rp 5 miliar yang dialokasikan Pemerintah melalui Dinas PUPR, yang proyeknya akan dilelang dalam waktu dekat ,Pengacara muda Junawir Stirman SH angkat Bicara.
Stirman menuturkan masyarakat Tidore menyambut baik atas diperbaikinya talud yang notabene rusak akibat hantaman ombak ,setiap cuaca buruk yang terjadi di kabupaten Sangihe.
“Atas nama masyarakat tidore kami menyambut baik akan perbaikan talud ini ,namun yang patut di perhatikan adalah talud ini pecah karena tumpukan batu bolder didepan talud tak lagi mampu menahan hantaman ombak ketika cuaca buruk terjadi “tutur Stirman.
Menurutnya alangka baik ketika proyek rehabilitasi talud ini dilaksanakan pihak pemerintah , pelaksana proyek dan tenaga teknis dilapangan agr dapat memperhatikan hal-hal yang dapat dilakukan terlebi dahulu ,sebelum perbaikan talud.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
“Kalau hanya taludnya yang diperbaiki namun tumpukan batu bolder di depan talud tak di tambah kemungkinan besar talud akan pecah lagi, sebab tumpukan batu bolder itu sangat penting sebagai pemecah ombak sebelum mengenai talud ” ujar Stirman.
Stirman berharap, pemerintah dan pelaksana proyek dapat memperhatikan terkait rehabilitas talud ditidore agar kedepanya resiko talud pecah dapat diminimalisir. (Yoss)







