Minut-Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, menegaskan komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Menjelang pelantikan kepala daerah, ia memastikan tidak ada praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Minut dan memperingatkan ASN agar tidak tergoda oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.
“Sebarkan informasi ini kepada seluruh masyarakat dan ASN. Jangan mau bayar-bayar jabatan, rugi sendiri kalau bayar,” tegas Joune Ganda, Senin (17/2/2025).
Menurutnya, profesionalisme dan integritas adalah faktor utama dalam penempatan jabatan.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Ia menekankan bahwa kinerja, kemampuan sumber daya manusia (SDM), serta keterampilan individu menjadi dasar utama dalam menentukan posisi di lingkungan pemerintahan.
“Pengangkatan pejabat Pratama dilingkup Pemkab Minut hingga ke tingkat Kepala Sekolah (Kepsek), itu tidak ada bayar-bayar. Sekali lagi, rugi sendiri kalau bayar-bayar,” tandasnya.
Dengan ketegasan ini, Bupati Joune Ganda ingin memastikan bahwa pemerintahan Minut bebas dari praktik korupsi dan nepotisme, serta memberikan kesempatan yang adil bagi setiap ASN yang berkompeten. (T3/*)






